titik.

seiring pertambahan umur, kesadaran itu muncul. tak buncah tapi perlahan mengakar. bahwa sisa hidup di akhir zaman ini takkan mudah, takkan lagi sesederhana masa masa dulu. mimpi tentang tinggal di rumah kecil berhalaman luas tempat main anak anak sambil ngeteh dengan suami tergantikan dg realitas bahwa rumah berhalaman luas sudah tak mungkin ada, dengan kewajiban berjamaah, tak hanya jd pribadi shalihat utk membekali anak anak kelak tp juga mushlih, menunjukkan pada dunia spt apa Islam itu sebenarnya. duh, banyak PR dan masa masa malas belajar ini rasanya begitu egois. 
bersemangatlah, seperti ia yang bertaubat atas kelalaian masa mudanya dan memperjuangkanmu dg cara baik.. begitupun kau memperjuangkan keberadaannya dg cara yang baik. jadilah sebaik baik pribadi, untuk Tuhan dan agamamu, kemudian siapapun imammu. 

Advertisements